Langsung ke konten utama

Pilih Dia atau Aku


Pilihlah Aku atau Dia

Maksud dari judul diatas yaitu kita diajak memilih untuk memilih salah satu  dari dua pilihan
Aku maksudnya yaitu Dunia
Dan Dia adalah Akhirat

Memang susah terkadang awal dari hijrah kita untuk memilih dunia atau akhirat tapi muncul pertanyaan kembali, bolehkah kita memilih dunia atau akhirat saja, salah satunya saja ?
Kita jabarkan satu persatu pertanyaan diatas dikit-demi sedikit
Mencintai dunia boleh asal tak membuat kita lalai, lalai disini yaitu melakukkan kegiatan yang membuang-buang waktu yang tidak bermanfaat seperti yang dijelaskan

Allah SWT berfirman:

وَ مَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ  ۗ  وَلَـلدَّارُ الْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لِّـلَّذِيْنَ يَتَّقُوْنَ ۗ  اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ
"(Dan tiadalah kehidupan dunia ini) artinya kesibukannya (selain dari main-main dan senda-gurau) adapun mengenai amal taat dan hal-hal yang menjadi sarananya maka hal itu termasuk perkara-perkara akhirat. (Dan sungguh kampung akhirat itu) di dalam suatu qiraat yang dimaksud dengan kampung akhirat itu ialah surga (lebih baik bagi orang-orang yang takwa) yang takut berbuat kemusyrikan. (Maka tidakkah kamu memahaminya?) dengan memakai ya dan ta; hal itu kemudian mendorong kamu untuk beriman."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 32)

Jangan terlena kenikamatan dunia

Karena sejatinya kenikmatan dunia hanyalah sementara, jika kita terlena bisa menyebabkan kita terlena melupakan kehidupan yang kekal yaitu akhirat, Allah Azza wa jalla mengingatkan kecintaan dunia yaitu urusan keluarga jangan sampai melupakkan ibadah kepada Allah azza wa Jalla

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا  لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ وَلَاۤ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۚ  وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ  فَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
"(Hai orang-orang yang beriman, janganlah melalaikan kalian) yakni melupakan kalian (harta-harta kalian dan anak-anak kalian dari mengingat Allah) dari melakukan sholat lima waktu. (Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi)."
(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 9)

Allah Swt. memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk banyak berzikir mengingat-Nya, dan melarang mereka menyibukkan diri dengan harta dan anak-anak sehingga melupakan zikir kepada Allah. Dan juga Allah memberitahukan kepada mereka bahwa barang siapa yang terlena dengan kesenangan dunia dan perhiasannya hingga melupakan ketaatan kepada Tuhannya dan mengingat-Nya yang merupakan tujuan utama dari penciptaan dirinya, maka sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang merugi. Yakni merugikan dirinya sendiri dan keluarganya kelak di hari kiamat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelum Beraktivitas awali dengan Bismillah

Sebelum Beraktivitas awali dengan Bismillah  Awali dengan "BISMILLAH" sebelum beraktivitas. Assalamu'alaikum Sahabat Al-Ittihad di mana pun kalian berada Jangan lupa awali weekend kalian dengan بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيْهِ بِـ : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ فَهُوَ أَقْطَعُ  Artinya : "Setiap perkara penting yg tidak dimulai dengan BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM, maka dia terputus" (HR. Ibnu Hibban) Selamat beraktivitas 🙂 Ukm Al-Ittihad UIN Raden Intan Lampung "Merajut Ukhuwah Menegakkan Sunnah" @uinradenintan @ampibi_uinlampung @ismail_al_marto @jef.angga @abdul_abaz @akbartanjung77 @rostennawawi @khayun_agung @trisubhan More Info FB : Ukm Al-Ittihad | Keputrian Al-Ittihad IG : Ukm Al-Ittihad / @ukmalittihad Web : ukm-alittihad.blogspot.com WA : 082175331844 #uinril #uinlampung #bismillah #a...

Belajar dan Mengajarkannya

  Belajar dan Mengajarkannya Kitab: Keutamaan Al-Qur'an Bab: Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan Mengajarkannya حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ مَرْثَدٍ سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ قَالَ وَأَقْرَأَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ فِي إِمْرَةِ عُثْمَانَ حَتَّى كَانَ الْحَجَّاجُ قَالَ وَذَاكَ الَّذِي أَقْعَدَنِي مَقْعَدِي هَذَا Telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Minhal Telah menceritakan kepada kami Syu'bah ia berkata, Telah mengabarkan kepadaku 'Alqamah bin Martsad Aku mendengar Sa'd bin Ubaidah dari Abu Abdurrahman As Sulami dari Utsman radliallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang bela...

Ingat! Nikmat dunia , pasti berakhir

Ingat! Nikmat dunia , pasti berakhir KITAB : Zuhud BAB : Tentang kematian dan persiapan menuju kepadanya حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Al Fadl bin Musa dari Muhammad bin 'Amru dari Abu Salamah dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perbanyaklah mengingat sesuatu yang dapat menghancurkan kenikmatan, yaitu kematian." (HR. IBNU MAJJAH-4248 KITAB : Sisa musnad sahabat yang banyak meriwayatkan haditsnya BAB : Musnad Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu حَدَّثَنَا يَزِيدُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ...